Ardhi's Blog
Sebuah catatan kecil dari buah pikiran, pengalaman dan aktivitasku …

July 14, 2009

Cara Mempercepat Waktu Loading Facebook

Filed under: IT, Guide, Bhs Indonesia

Nemunya nggak sengaja, (lagi2) di starbucks pas koneksi wi-fi lg pada kumat.

Yah, paling nggak, gw ke starbucks kan gak cuma buat ngelirik2 kasir2 ceweknya, tp ada ilmu yg bisa didapat dr situ … ehm … *lebay mode* emoticon

Buat yg koneksi internetnya ngebut, trik ini mungkin nggak ada gunanya. Tp kalo anda lg nggak beruntung dapat koneksi yg lemot, mungkin bisa sedikit berguna. Sampe saat ini baru di coba di browser Firefox dan IE8.

Okeh. Kita mulai dengan mengakses alamat website sejuta umat facebook, di www.facebook.com. 

Coba aja perhatikan alamat web facebook yang tampil di address bar browser. Kalo kita habis log-in, seharusnya web browser akan diarahkan ke alamat berikut :

http://www.facebook.com/home.php

Sampe sini masih normal. Sekarang, coba klik salah satu link yg ada, misalnya profile kita atau nama teman kita, terus perhatikan alamat yg muncul di address bar. Contohnya, kalo klik profile gw, alamat yg tampil adalah :

http://www.facebook.com/home.php#/ardhi.adhary.arbain?ref=profile

Nah, biasanya kalo koneksi internet empot2an, proses loading halaman profile ini akan makan waktu lama. Entah apa yg dilakukan si server facebook di amrik sana, sampai jadi lama gitu. Biasanya yg muncul cuman tab bagian atas sama bagian bawah, tp isi halaman web kayak status, postingan, foto dll, nggak nongol2.

Sekarang coba perhatikan, kok masih ada "home.php#" di alamat profile yah ? Gimana kalo kita hilangkan aja "home.php#", so alamat webnya jd gini :

http://www.facebook.com/ardhi.adhary.arbain?ref=profile

Habis itu silahkan tekan enter, dan liat hasilnya. Ternyata, halaman yg ditampilkan sama dengan sebelumnya (waktu masih ada "home.php#"). Bedanya, waktu loadingnya lebih cepat dibandingkan waktu masih ada "home.php#".

 

Terus kok bisa jd cepat gitu ????

Ya mana gw tau, lha wong aselinya gw bukan programmer web. Setahu gw sih karakter "#" kalo di HTML biasanya dipake untuk link langsung ke suatu bagian halaman web yg udah dijangkarin, atau dalam bahasa sundanya, anchor. Facebook konon pake Ajax, dan gw blom pernah pake Ajax buat programming web, jd nggak ngerti (kecuali kalo yg ditanya Ajax Amsterdam, gw pasti ngerti).

Yang gw perhatikan sih, apapun yg ada di depan karakter "#" adalah halaman terakhir yg kita akses di facebook. Misalnya, kita sebelumnya mengakses halaman buat approve friend request, maka yg muncul di depan karakter "#" adalah "reqs.php", atau misalkan sebelumnya kita mengakses halaman home, maka yg muncul di depan "#" adalah "home.php".

Jadi … kesimpulannya, bila anda meng-klik suatu link di facebook, trus di address bar ada karakter "#", trus loadingnya lama, stop aja dulu bentar loadingnya, trus hapus aja bagian alamat web yg ada karakter "#", di antara dua karakter slash "/" di address bar, dan enter.

Ini gw kasih contoh yg sedikit lebih rumit :

http://www.facebook.com/yoke.azhari?v=feed&story_fbid=102764416830&__a=1#/ardhi.adhary.arbain?ref=mf

Panjang kan ? Trus bagian mananya yg dihapus ? Yak … tepat sekali. Kan udah ditandain, kebangetan banget kalo nggak tau ….

Ini berlaku juga untuk halaman-halaman lainnya. Misalnya :

http://www.facebook.com/yoke.azhari?v=feed&story_fbid=102764416830&__a=1#/yoke.azhari?v=feed&story_fbid=102764416830&__a=1

OK deh. Segini dulu isengnya. Berhubung iseng, makanya nggak ada bukti scientific-nya. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan yg diakibatkan oleh tulisan ini …. hehehehe … selamat mencoba emoticon

—–

nb.

Konon akses Facebook juga bisa dipercepat dengan menambahkan satu add-on pada Firefox, yaitu Boost 4 Facebook. Saya sendiri juga blom pernah coba. Kalo anda mau informasi lebih lanjut, silakan masukan kata kunci "Boost 4 Facebook" di Google Search emoticon.

July 31, 2008

Menembus Blokade Torrent - Bagian 1

Filed under: IT, Guide, Bhs Indonesia

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Sebenarnya saya ragu waktu bikin tulisan ini, karena informasi yg ada dalam tulisan ini berhubungan dengan salah satu hal yg paling ‘diharamkan’ oleh banyak admin jaringan/ISP di seluruh dunia. Tapi di sisi lain, blog ini sejak awal memang dirancang nggak cuman buat postingan pribadi, tp juga untuk knowledge-sharing kalo ada pembaca yg kebetulan singgah di sini.

Yg perlu diperhatikan adalah, informasi yg ada tulisan ini bukan sesuatu yg mutlak. Bisa saja saya membuat kesalahan atau misalnya admin jaringan anda juga ikutan baca tulisan ini, ujung-ujungnya trik yg saya paparkan gagal bekerja karena sudah keburu diblok sama admin emoticon.

Anyway, please keep in mind. Tulisan ini dibuat hanya sekedar untuk berbagi pengetahuan saja. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan/kerugian pada jaringan internet/ISP anda yg diakibatkan karena penyalahgunaan informasi yg ada dalam tulisan ini. Okay ? - Ardhi -

———————-

Buat torrent mania, udah tau khan apa yg paling bikin BT kalo lg pingin download file lewat torrent, terutama di jaringan/LAN perkantoran atau kampus ? Yah itu dia, filenya nggak bisa didownload karena diblok sama admin. Biasanya port yg dipakai torrent client ini yg diblok, apalagi kalo LAN-nya pake proxy server.

Ternyata, masih ada beberapa cara alternatif yg memungkinkan para torrent downloader/uploader untuk saling berbagi file tanpa takut terkena blokade si proxy server. Saya akan coba bahas satu demi satu, mulai dari yg paling gampang sampe yg lumayan ribet.

1. Torrent2Exe

Ehm …. kali ini gw benar2 ketinggalan zaman yah ? Program bagus kayak gini kok bisa nggak ketahuan nongol di internet ya ? (thanks to Yudha for the info). Program ini sudah dicoba pada jaringan kantor saya dan memang berhasil untuk mendownload file torrent.

OK, langsung aja. Torrent2Exe adalah program kecil yg memberi beberapa kemudahan untuk para downloader torrent, antara lain : 

  1. Pengguna tidak perlu menggunakan torrent client (misal utorrent, azureus/vuze atau bitlord) untuk mendownload/upload file torrent. Torrent2Exe adalah file program (exe), yg di-generate berdasarkan file atau link torrent yg didownload pengguna. File/Link inilah yg dikonversi menjadi sebuah file exe kecil yg bisa dijalankan secara mandiri oleh pengguna. Begitu file dijalankan, maka file yg diinginkan akan didownload. Umumnya 1 file torrent akan dijadikan 1 file exe.
  2. Ini yg paling penting, download pengguna (entah bagaimana caranya) tidak diblok oleh proxy. Kemungkinan karena port yg digunakan torrent2exe berbeda dengan torrent client pada umumnya.

Wah enak ya, bisa download torrent tanpa diblok. Tapi jangan senang dulu, ada beberapa batasan dalam menggunakan torrent2exe, yaitu :

  1. Program ini tidak menyertakan fasilitas untuk mengubah kecepatan download/upload, menambah trackers atau menambah jumlah peers. Kalo anda pernah baca tulisan saya tentang cara mempercepat download torrent, yg mungkin bisa dilakukan untuk mempercepat download hanyalah mencari file torrent yg jumlah seeder-nya paling banyak dan cara TERLARANG (No.5) emoticon. Sisanya bergantung pada kecepatan koneksi internet pengguna.
  2. Buat para downloader (terutama LEECHER nih), nggak bisa seenaknya menutup program tanpa melakukan proses seed (upload), setelah file yg diinginkan selesai didownload. Aturannya, begitu file selesai didownload, anda harus mengupload file tersebut beberapa saat sebagai seeder. Kalo nggak, anda nggak akan bisa lagi mendownload torrent2exe untuk mengunduh file torrent. Fair kan ?

 

OK. Udah cukup bla-blanya. Sekarang gimana cara pakenya ?

  1. Cari file torrent yg anda inginkan, misal lewat mininova.org dll. Lalu, copy link dari file torrent tersebut atau download file torrentnya (simpan di harddisk).
  2. Buka http://www.torrent2exe.com/ . Lalu paste link dari file torrent tadi atau browse file torrent yg telah anda download sebelumnya.
  3. Pilih opsi ukuran file exe (dr torrent) yg ingin didownload. Small artinya file exe lebih kecil, tp ada beberapa bagiannya yg akan didownload terlebih dahulu. Normal artinya file exe original, lebih besar tapi nggak perlu ada download tambahan lagi. Nggak usah bingung sama opsi ini, yg mana aja ok (saya biasa pilih yg Normal).
  4. Pilih Start Download. Tunggulah sesaat dan akan muncul jendela untuk mengunduh file exe dari torrent tadi. Simpanlah file tersebut di harddisk.
  5. Bukalah file exe tadi. File tersebut akan langsung mendownload file yg anda inginkan pada direktori tempat anda menyimpan file exe tadi. Begitu saja. Mudah kan ?

 

Tapi ingat !! Setelah download selesai, jangan langsung tutup programnya. Anda harus menjadi seeder (uploader) selama beberapa jam, agar pengguna lain juga bisa mendownload file yg sama dari komputer anda. Nanti ada pilihan untuk sharingnya, apakah anda ingin mengupload sebagian file atau berdasarkan waktu upload. Saya biasa memilih untuk mengupload file yg sudah selesai didownload berdasarkan waktu, misalnya upload selama 3 jam (tergantung besar kecilnya file yg didownload). Setelah itu pilihlah "Open Download and Close This Window" untuk memulai proses upload.

 

Sekali lagi, yg paling penting adalah rasio download dan uploadnya. Misalnya anda download file sebesar 700 mb, kan nggak afdol kalo yg diupload cuman 1 mb atau waktu sharenya cuman 1 jam, dengan koneksi internet yg empot2an pula. Yah, kalo misal anda download 700 mb, dengan koneksi intenrnet di Indonesia, ya paling nggak di-share minimal 1 harilah (24 jam) atau 350 mb kalo anda ingin upload berdasarkan ukuran file. Anda sebenarnya bisa saja menutup program setelah download selesai, tapi kalo itu anda lakukan, anda tidak akan bisa mendownload file exe (dari torrent) lainnya dari website torrent2exe.

Jujur aja, sebenarnya saya kurang sreg sama persyaratan upload setelah download ini. Bukan masalah nggak mau sharing, tp kadang, walaupun diupload, kecepatan uploadnya kecil banget. Akhirnya walaupun udah berjam-jam, file yg diupload nggak begitu besar, akibatnya si program menganggap saya LEECHER pelit yg nggak mau berbagi file, padahal kecepatan uploadnya aja yg lambat. Ujung-ujungnya, saya nggak bisa download file exe lainnya.

Walaupun fasilitasnya terbatas, Torrent2exe sangat cocok kalo lagi kepepet atau untuk pemula yg nggak mau pusing dengan berbagai pengaturan yg ada pada torrent client biasa.

Bersambung ………….

—————–

Sumber : Yudha & www.torrent2exe.com

July 25, 2008

CDR Web Image Downloader (gara-gara PLN …)

 

Sesuai judul, program kecil ini lahir gara-gara PLN. Kok bisa ? Yah, sejak PLN gencar-gencarnya menggalakkan program ‘hemat energi nasional’ (baca:mati lampu massal), beberapa instrumen untuk observasi cuaca juga terkena imbasnya. Salah satu alat yg semaput karena ulah PLN ini adalah harddisk. Nggak tanggung-tanggung, harddisk yg rusak kapasitasnya 1 TB, udah gitu data radar yg kesimpan banyak lagi (mulai Mei 2008).

Maka, ketika ada proyek yg butuh data image radar bulan april-sekarang, gw yg kelimpungan. Sebenarnya gw tau kalo semua data image radar masih bisa didownload dr website-nya. Sayangnya, program-program website copier kayak TeleportPro atau WinHTTrack nggak mempan dipakai buat mendownload data image radar. Pada ditolak semua sama robot-nya si website Jepang (atau mungkin gw yg nggak bisa setting programnya ?).

 

Sebenarnya bisa sih didownload manual satu-satu. Hitung-hitungannya, data radar di-refresh setiap 6 menit sekali, berarti sejam ada 10 image, sehari ada 240 image, sebulan kurang lebih 7200 image, jadi kalo 4 bulan, kurang lebih ada 28800 image yg harus gw download. Dengan jumlah segitu, ntar bukan cuman harddisk, tp gwnya juga bisa ikutan semaput cuma gara-gara nge-download image radar.

Ujung-ujungnya, klik Start Menu Windows, pilih Microsoft Visual Studio 6, dan pilih Microsoft Visual Basic 6. Hehehe …. Iyalah, masa mantan programmer harus download manual. Bikin program buat download otomatis lah emoticon

Kayaknya udah lama banget nggak nulis coding di VB6. So, waktu gw bikin program ini, sempat lupa-lupa juga sama fungsi-fungsinya VB. Tapi akhirnya, jadi juga program butut ini. Lumayanlah buat sekedar download image radar.

Credit : BelgiumBoy_007 for the download control. 

July 7, 2008

Cara Mempercepat Download Torrent

Filed under: IT, Guide, Bhs Indonesia

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Barusan ada sahabat maya yg komplain, katanya dia download file lewat jalur P2P bittorrent, tp lambatnya gila-gilaan. File 100 MB, baru selesai download 2 hari. Padahal dia sudah ngikutin saran para ‘pakar’ per-torrent-an, tp masih juga lambat.

Well, berhubung saya jg sempat jadi downloader setia lewat torrent, berikut ada beberapa catatan kecil untuk mempercepat proses download. Semoga bermanfaat.

1. Pilih File Yang Seeder-nya Paling Banyak.

Sebelum memilih file torrent yg ingin diunduh, ada baiknya anda perhatikan jumlah seeder dan peer yg ada. Biasanya tiap situs yg menyediakan file torrent akan menampilkan statistik jumlah seeder, peer dan leecher dari file tersebut. Seeder adalah client yg sudah 100% memiliki file tersebut dan saat itu sedang meng-upload file yg bersangkutan. Peer, mirip dengan Seeder, tp belum memiliki 100% file, dengan kata lain, selain meng-upload file, peer juga masih mendownload file yg sama dr Seeder/Peer lainnya. Leecher, seperti namanya, adalah peer yg ‘nggak niat’ mengupload, maunya cuman ‘nyedot’ (download) aja. Biasanya rasio download-upload leecher berbeda sangat jauh, misal download 100 kbps, uploadnya cuma 3 kbps.

 

Kesimpulannya, makin banyak seeder, makin cepat downloadnya. Makin banyak leecher, download bisa nggak selesai-selesai. Kalo anda nemu file yg seeder-nya 0, lupakan aja, cari file lain. Seeder 0 artinya nggak ada client yg mengupload file tersebut, artinya file yg anda download nggak akan pernah tuntas.

2. Perbanyak Tracker List

Tracker adalah server yg memberi dan menerima informasi client yg saat itu mengupload/mendownload file. Umumnya satu file torrent memiliki beberapa tracker yg memiliki informasi jumlah dan alamat dr client di bawahnya. Jadi, makin banyak tracker untuk satu file, makin banyak pula informasi client yg bisa dihubungi, terutama seeder. Seperti yg sudah dijelaskan di atas, makin banyak seeder, makin cepat downloadnya.

 

Kalo anda mendownload 1 file lewat torrent, biasanya tidak semua tracker untuk file tersebut tercatat di client. Beberapa torrent client biasanya menyediakan fasilitas untuk menambah jumlah tracker untuk file yg sedang didownload.

3. Jadilah Leecher Yg Baik

Sudah jadi rahasia umum kalo koneksi internet di Indonesia tuh ‘empot-empotan’ kayak bajaj. Kadang jalan, kadang pula mogok. Tapi pada dasarnya tetap aja lambat kalo dibandingkan dengan koneksi internet di luar negeri. Nah, hal ini juga berpengaruh pada proses download file lewat torrent. Kalo kebetulan koneksi internet anda memiliki keterbatasan bandwidth, anda bisa memperbesar kecepatan download dan memperkecil kecepatan uploadnya.

Jadi leecher dong ? Emang, tp yg perlu diingat, jangan terlalu ekstrim dalam memperkecil kecepatan upload. Lakukan dengan rasio yg masih masuk akal, misal 1:2 (Kecepatan download 2x kecepatan upload, misal 100 kbps download/50 kbps upload). Dan jangan lupa, setelah download tuntas, filenya dishare/upload lg dengan kecepatan normal, dalam hal ini anda sudah menjadi seeder.

Umumnya, fasilitas untuk memperbesar/memperkecil transfer rate untuk download/upload ada di tiap torrent client.

4. Tambah Koneksi Peers

Umumnya tiap satu pekerjaan download, torrent client akan membatasi jumlah peer yg terkoneksi biasanya hanya sampai 50 peers. Anda bisa menambah jumlah peer yg terkoneksi dengan client anda melebihi batasan tadi, misalnya jadi 100.

Sekedar catatan, jangan terlalu banyak menambah peers, misal 500 atau 1000 atau melebihi jumlah peers untuk file itu sendiri. Dari pengalaman saya, menambah peers terlalu banyak akan menyebabkan data yg didownload cacat. Maksudnya gini, ada istilah Hash dalam torrent. Hash adalah semacam kode string yg berisi informasi tentang file torrent yg didownload, seperti ukuran, daftar file, sampai potongan (pieces) dr file-file tadi. Ketika mendownload, torrent client akan membandingkan file yg sudah didownload dengan informasi pada hash. Kalo ternyata nggak cocok, client akan mengabaikan file tadi dan mendownload ulang file yg cocok dengan informasi hash tadi. Data yg diabaikan tadi disebut hash fails atau rubbish data. Terlalu banyak peers akan menambah jumlah hash fails yg malah akan mengakibatkan download menjadi lebih lama.

5. Cara ‘Maksa’ (PENULIS TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN YG DITIMBULKAN OLEH CARA INI)

Dulu waktu saya jd maniak download lewat torrent, saya suka nginap di kantor. Nah, biasanya waktu hari libur sepi, tp ada beberapa komputer teman yg ditinggal masih nyala, dan saya tau kalo komputer itu juga lagi download file. Jadi gimana caranya supaya download torrent saya nggak terganggu dengan download teman-teman lain ?

Hehehe …. tinggal cabut kabel jaringan dr tiap komputer tersebut dan … wuss … download jadi cepat deh. Setelah download selesai, pasang lagi kabel jaringan di tiap komputer tadi, dan pasang tampang pilon esok harinya. Hahaha …. old days.

Hahaha … cara terakhir tadi jangan diikutin deh. It is very dangerous. Ntar kalo anda tertangkap basah sama admin jaringan atau bos, bisa panjang ceritanya.

OK, selamat mendownload.

June 20, 2008

Setelah Upgrade ke Firefox 3 …

Download di Megaupload tanpa Megaupload toolbar

Berikut beberapa hal yg gw rasakan setelah 2 hari upgrade ke firefox 3 :

  1. Startup Firefox (sedikit) lebih cepat.
  2. Sebagian besar extension nggak bisa dipakai karena nggak kompatibel. Update extension masih belum banyak.emoticon
  3. Skrg download lewat Megaupload udah nggak perlu megaupload ’suck’ toolbar emoticon. Gw udah disable megaupload + gw enyahkan dr toolbar, tp gw masih bisa download file.
  4. Ada fasilitas penyimpanan tab kalo mau keluar firefox. Sangat bermanfaat, terutama kalo habis uninstall add-on, tanpa harus takut kehilangan tab emoticon.
  5. Browsing (sedikit) lebih cepat tanpa harus pake extension seperti fasterfox.
  6. Pengaturan bookmark dan history lebih bagus.
  7. Plug-ins yg terinstall udah bisa dilihat di jendela add-ons emoticon.
  8. Sudah ada fitur master password untuk keamanan password website yg tersimpan. Cool. emoticon.
  9. Perbaikan sistem cache. Gw nggak tau persis gimana prosesnya, tp yg jelas cache dr situs-situs kayak youtube atau ehm … redtube, udah bebas diakses. Jadi lebih gampang download flv/streaming media emoticon.
  10. Toolbar icon lumayan keren.
  11. Auto search + bookmark lewat Address bar. Keren, tp kadang bikin bingung jg.
  12. Setelah Memory dan Disk Cache, sekarang ada pula Offline Cache. Gw masih belum ngerti gunanya.
  13. Ada tab baru di menu Option, pengaturan aplikasi untuk buka file melalui firefox. Ini juga keren.
  14. Hhhhh ?? Address bar di Pop-up window emoticon ?
Hmmm … kita tunggu apalagi fitur keren yg akan muncul.


Layout Title: Goodbye Summer
Compatible Browser(s): Mozilla Firefox
Compatible Screen Resolution: 1280px by 800px
Number of Visits: (Put your counter here!)